Wisata Pendidikan
Museum RS MATA drYAP


Museum yang terletak di Jalan Cik Di Tiro No. 5 ini diresmikan tahun 1997 oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X. Museum yang terletak di Jalan Cik Di Tiro No. 5 ini diresmikan tahun 1997 oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X. Sebagian besar koleksi berhubungan dengan peralatan kedokteran bagian mata, peralatan rumah tangga, foto, lukisan, buku, benda elektronik yang berjumlah lebih dari 900 buah. Fasilitas yang ada di museum ini antara lain : RS Mata “ Dr.Yap “, musholla, tempat parkir , perpustakaan umum, kantin, wartel, dan toilet. Telepon yang dapat diakses adalah (0274) 547448, 550380, dan 562054 jam buka museum Selasa s.d Minggu 08.30-13.00 WIB. Fasilitas yang ada di museum ini antara lain : RS Mata “ Dr.Yap “, musholla, tempat parkir , perpustakaan umum, kantin, wartel, dan toilet. Telepon yang dapat diakses adalah (0274) 547448, 550380, dan 562054 jam buka museum Selasa s.d Minggu 08.30-13.00 WIB.

MUSEUM BAHARI YOGYAKARTA


Museum Bahari Yogyakarta adalah satu lagi bangunan museum akan dibuka di Jogja. Berbeda dengan museum-museum lain di Jogja yang banyak bersentuhan dengan budaya. Museum ini berada di Jalan Wates, tepatnya di Perempatan Wirobrajan ke barat di sisi Selatan jalan. Museum yang resmi dibuka 25 April 2009 ini didirikan atas prakarsa Paguyuban Tri Sekar Lastari. Paguyuban ini merupakan yayasan yang dibina langsung oleh Kepala Staf Umum Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut, Laksamana Madya Yosafat Didik Heru Purnomo. “Pak Didik kebetulan lahir dan besar di daerah ini (Wirobajan,-Red). Beliau menghibahkan tanah beserta bangunan miliknya untuk menaruh koleksi perlengkapan Angkatan Laut untuk kepentingan museum ini,” terang Anto Susilo, staf administrasi umum Museum Bahari Yogyakarta. Di Museum yang dibangun dengan arsitektur mirip kapal perang ini terdapat beberapa koleksi peralatan tempur TNI AL, mulai dari brevet (tanda kepangkatan), senjata kendali, radar, ranjau laut berbagai ukuran, navigasi kapal, replika kapal perang, torpedo Rusia sepanjang 10 meter, hingga cinderamata Angkatan Laut dari berbagai negara. Koleksi museum ini berasal dari beberapa kota di Indonesia, seperti Surabaya dan Makassar. Sebagian besar merupakan koleksi Pak Didik sendiri yang jumlahnya mencapai 300-an,” tutur Anto. Bagi yang tertarik berkunjung, museum ini buka setiap hari pukul 08.00-16.00

KEBUN PLASMA NUTFAH PISANG


Merupakan salah satu obyek wisata pendidikan yang menyajikan berbagai varietas tanaman pisang yang terdapat di seluruh indonesia maupun manca negara. menenmpati areal seluas 2,5 ha dan berlokasi di bagian selatan Kota Yogyakarta tepatnya di desa Matangan, Umbulharjo, sekitar 8 km dari pusat Kota Yogyakarta. Selain budidaya tanaman pisang terdapat juga laboratorium proses produksi sehingga sangat cocok untuk wisata pendidikan dan penelitian bagi murid-murid sekolah. intuk informasi dapat menghubungu (0274) 3020299.