Pusat Oleh-Oleh
Pusat Oleh-oleh Kuliner Pathuk Bhakpia

Bakpia adalah nama makanan khas Jogja yang kerap dipakai sebagai oleh-oleh wisatawan yang datang ke Jogja. Pusat pembuatan bakpia selama ini dikenal di Pathuk, sebuah kawasan di belakang Malioboro, tepatnya di sebelah barat kawasan Malioboro. Kawasan ini sangat terkenal karena merupakan salah satu pusat kuliner di Kota Yogyakarta dan menjadi "jujugan" wisatawan untuk mencari oleh-oleh khas Jogja. Berbagai macam makanan khas jogja dapat ditemui di kawasan ini. Tips: semua tukang becak malioboro pasti akan menawarkan anda mengunjungi pathuk tapi pintar-pintarlah untuk bernegosiasi harga tarif becak karena jarak pathuk dan malioboro yang sebenarnya sangat dekat.

Cokro Tela Cake

INDONESIA TANAH AIRKU
Kata orang, negaraku ijo royo gemah ripah loh jinawi, faktanya negaraku masih bargantung bahan baku pangan impor, seperti beras, gandum, gula, dan sebagainya. Negaraku dibanjiri produk yang di impor dari luar negeri, akibatnya pangan lokal semakin tersingkirkan, masyarakat semakin awam dengan produk berbahan baku lokal, ironis emamng, di negaraku masih terjadi kelaparan merajalela di berbagai daerah, padahal di negaraku tanahnya subur. Petani di negaraku masih di marginalkan, mengolah lahan pertanian menjadi kurang menguntungkan, sehingga petani enggan bercocok tanam, akibatnya hasil pertanian di negaraku belum mencukupi kebutuhan masyarakatnya yang semakin bertambah, walhasil ketahanan pangan negaraku semakin rapuh.
SEMANGAT SINGKONG
Indonesiaku yang kaya raya, memiliki banyak potensi hasil pertanian yang dapat dijadikan bahan baku pangan, salah satunya singkong (manihot utilisima). Singkong sebagai bahan baku pangan lokal, memiliki kandungan gizi baik (karbohidrat komplek) dan bebas gluten sehingga tidak memberikan efek negatif bagi autis. Namun di negaraku, singkong masih dianggap rendah di mata masyarakat, seperti ndeso, kampungan, murahan, kere, dan sebagainya. Bahkan di daerahku kata singkong menjadi bahan sindiran atau ejekan "TELO" untuk orang yang di anggap kampungan dan bodoh. Singkong di negaraku hasilnya melimpah dan mudah di peroleh dari Sabang sampai Merauke, sehingga berpotensi untuk menjaga ketahanan pangan nasional. Sayangnya, kebijakan negaraku yang lebih bersahabat dengan bahan baku impor menyebabkan masyarakat mulai menjauh dari produk berbahan baku lokal.
COKRO TELO CAKE
Di daerahku, Yogyakarta atau sering di sebut Jogja adalah penghasil singkong No.1 di Pulau Jawa dengan produks 800.000 ton per tahun. Masyarakat di daerahku turun temurun memanfaatkan singkong sebagai pangan tradisional seperti gaplek, gatot, tiwul, dan sebagainya. Untuk membangun kepedulian masyarakat terhadap produk berbahan baku lokal, perlu diciptakan produk yang disukai masyarakat modern, itulah gagasan terciptanya TELA CAKE. Tela cake berbahan dasar 100% singkong. Toko oleh-oleh Cokro Tela Cake didirikan untuk memudahkan masyarakat memperoleh produk oleh-oleh berbahan baku lokal yang enak, mendorong pemberdayaan masyarakat, serta penciptaan lapangan pekerjaan. Cokro Tela Cake juga menjual produk hasil UKM (Usaha Kecil Menengah), karena Cokro Tela Cake berkeinginan supaya kegiatan ekonomi masyarakat semakin maju dan masyarakat Indonesia semakin mencintai produk bangsanya sendiri. Aku pun semakin cinta dengan negaraku Indonesia.

Lihat Juga